Selasa, 19 April 2011

Apa hubungan antara PLM/PDM dengan SCM system?

seperti terlihat pada gambar ini:

Ada ketersinggungan antara PLM/PDM dengan SCM system yg erat. Apakah PLM ini bisa menggantikan eran SCM? tidak, tidak bisa. PLM dan SCM berdiri mandiri untuk menopang kegiatan di manufature.

PLM/PDM sebenarnya fokus ke dalam bagaimana industri/manufacture itu mengelola data engineering dari customer/vendor, it's about controlling!. Data engineering yang banyak hingga ribuan dan simpang siur ke berbagai divisi bahkan sampai ke vendor dan customer itu harus dikelola dengan baik untuk menghindari hal-hal yang bisa merugikan perusahaan itu sendiri.

Sedangkan SCM system, ini digunakan juga untuk mengkontrol pergerakkan pasokan material mentah dari vendor-vendor ke gudang, lalu setelah diproduksi, product jadi tersebut dikontrol lagi untuk menuju sasaran seperti langsung ke gudang customer atau ke distribution center customer atau ke bea cukai untuk dieksport.

Kedua system ini sangat berguna buat perusahaan. Walaupun demikian banyak perusahaan yang masih memandang sebelah mata SCM system ini karena ERP bisa melakukannya. Saya sarankan untuk perusahaan yang ingin productnya cepat ke sasaran, aman, mudah dikendalikan pasokannya dan mengetahui informasi ke depan tentang pihak-pihak terkait (spt 3rd part logistic) untuk mengimplementasikan SCM system ini juga.

Apa hubungan antara PDM dan ERP?

Apakah hubungan antara PDM dan ERP?
ini adalah gambar yg saya buat untuk mengetahui posisi PLM/PDM di dalam suatu manufacturing.

Malah dari gambar di atas bisa diketahui bahwa PLM/PDM bukan hanya bersinggungan dengan ERP tapi juga dengan Supply Chain Management System.

Divisi-divisi yang terkait dalam PLM dan ERP adalah sbb:
1. Div. IT sebagai tempat server disimpan dan di maintain,
2. Div Purchasing sebagai tempatnya BOM (Bill of Material) itu mengalir dari Customer ke Marketing ke Purchasing ke Engineering untuk di validasi, lalu kembali ke Purchasing untuk pemesanan material ke vendor.
3. Div. Produksi dan Div. QC yg berlangsung proses produksi dari data-data yg di-create engineer bisa dipantau dari ERP, kapan dimulai sampai kapan rencananya selesai product dan siap di kirim ke customer.

Keberadaan PLM/PDM di manufaturing sebenarnya juga untuk tercapainya CHAMPION PRODUCT.
Semua system di manufactur harus mengacu kepada Champion Product ini. ERP dalam hal ini kurang memadai, kurang menjawab masalah-masalah yang ada di divisi engineer/RnD/NPD dll, disinilah PLM/PDM come to the picture, disinilah PLM ini dibutuhkan, sangat!

Selasa, 05 April 2011

SPEK HARDWARE untuk support

Silahkan perhatikan spek hardware yg bisa mengakomodasi PLM/PDM yang akan diimplementasikan.
PASTIKAN jangan salah pilih yah!